Iklan

Bupati Bungo dan NU Care-LAZISNU Berikan Insentif Guru Ngaji dan Puluhan Gerobak UMKM

Bupati Bungo, Deddy Putra Poto bersama NU Care-Lazisnu dan pihak PT Indomart saat launching program keluarga unggul.(poto:syarif/portalkita.net)

PORTALKITA.NET, MUARABUNGO - NU Care-LAZISNU bersama Pemerintah Kabupaten Bungo dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melakukan kegiatan Launching Program Keluarga Unggul dan penyerahan bantuan langsung di gedung Pola Komplek Perkantoran Bupati Bungo, Kelurahan Candika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Senin (09/02/2026).

Bupati Bungo, H Dedy Putra menyambut baik dan mendukung program NU Care-LAZISNU yang membangun ekonomi lewat bantuan ke UMKM dan pelatihan bagi pengusaha kecil. Ia pun mengaku siap menerima program lanjutan yang lebih besar dari NU Care LAZISNU dan indomaret di Kabupaten Bungo.

"Ini program yang luar biasa, semoga selanjutnya bisa berkembang ke kecamatan lainnya. Ini program yang bagus, saya dihubungi tiga bulan lalu. Kami siap selalu," katanya. 

Dikatakan Dedy, Kabupaten Bungo merupakan wilayah yang sedang bergerak maju dengan membangun berbagai sektor termasuk sumber daya manusia dan ekonomi kemasyarakatan. Bagi Dedy, potensi masyarakat Bungo sangat besar, sehingga perlu dikelola secara tepat dan tersistematis. 

"Kami harap, Kabupaten Bungo adalah rumah bagi semuanya, kami terbuka untuk kepentingan masyarakat. Apalagi LAZISNU, kami dukung. Potensi umat besar, belum dikelo dengan baik saja. Kita dorong umat untuk berkembang, agar ekonomi juga berkembang,"ujarnya. 

Menurut Direktur NU Care-LAZISNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jambi Prof Iskandar Nazari, Kabupaten Bungo menjadi daerah pertama yang menerima manfaat dan dijadikan percontohan di Indonesia. 

Dikatakannya, bantuan yang dibagikan berupa sebuah mobil operasional untuk lembaga filantropi, gerobak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk 30 orang beserta modal dan pelatihan. Ada juga bantuan uang pembinaan untuk guru ngaji dan pelatihan usaha.

Program ini merupakan kelanjutan dari Nusantara Digdaya dan menyasar masyarakat di tujuh provinsi, yakni Lampung, Jambi, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. 

"Bungo jadi proyek utama, percontohan di Indonesia dibina dan difasilitasi oleh LAZISNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," katanya. 

Pria yang juga guru besar Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini menambahkan, program lainnya yaitu renovasi ruang belajar madrasah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Dengan harapan, bisa meningkatkan sumber daya manusia. 

"Dengan kerjasama LAZISNU dan Indomaret dapat program bantuan mobil operasional. Bantuan armada layanan umat/amanat. Hari ini kita buat langsung pelatihan," ungkapnya. 

Iskandar juga berharap semua pihak dapat membantu program Program Keluarga Unggul karena memberikan manfaat kepada masyarakat bawah secara langsung. Sehingga akan menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bungo dan Indonesia umumnya. 

"Program ini butuh kerjasama dengan berbagai pihak. Kami berharap bupati ikut membantu dari segi kebijakan dan operasional. Karena ini sangat potensial buat berkelanjutan," tutupnya. 

Acara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Bungo Wahyu Tri Hidayat, Marcomm Senior Manager INDOMARET Kantor Pusat Bambang Trijanto dan Direktur Eksekutif NU CARE-LAZISNU PBNU Riri Khariroh. 

Ketua LAZISNU PWNU Provinsi Jambi, Ali Murtadho, Branch Manager INDOMARET Cabang Bengkulu Jambi Suyadi, Deputy Branch Manager Operasional INDOMARET Cabang Bengkulu Jambi Rachmad Zaenuri, License Manager INDOMARET Cabang Bengkulu Jambi Mugo Saronto dan Ketua PCNU Syakroni.***




Penulis: Syarif Abdurrahman

Editor: Pristianita