Warga Tebo Tewas Diduga Tertimbun Longsoran Tanah Saat Kerja PETI di Maro Sebo Ulu Batanghari
![]() |
| Ilustrasi. |
PORTALKITA.NET, BATANGHARI – Seorang pemuda asal Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Ade Rahman Saputra alias Samson (20), dikabarkan meninggal dunia setelah diduga tertimbun longsor saat melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa naas tersebut terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di jalan 2 Poros Desa Perintis Makmur Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Jenazah tiba di rumah duka pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban diketahui meninggal dunia akibat tertimbun tanah saat berada di lokasi aktivitas PETI di desa Padang Kelapo. Pantauan Portalkita.net, Pada Sabtu malam, keluarga dan warga menggelar tahlilan di rumah duka sebagai bentuk doa bersama untuk almarhum.
Menurut informasi, jauh - jauh dari Rimbo Bujang ke Kecamatan Maro Sebo Ulu, korban bekerja PETI dengan seorang Bos PETI di desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari berinisial KM. Dan kabarnya, sebelum Ade Rahman Saputra menjadi korban PETI maut dikawasan lokasi PETI di Kecamatan Maro Sebo Ulu tersebut, sebelumnya juga ada yang tewas. Namun, insiden PETI maut tersebut sengaja ditutupi.
Sementara itu, Kapolsek Maro Sebo Ulu, AKP Gegar saat dikonfirmasi terkait insiden PETI maut di desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu via WhatsApp pada Sabtu malam (04/07/2026), tidak merespon.***
Penulis: Rio Andika
Editor: Pristianita
